Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto saat mengunjungi Petrotekno, fasilitas ‎pendidikan vokasi yang didirikan BP sebagai operator Blok Tangguh, di Ciloto, Jawa Barat. (Liputan6.com/Pebrianto Eko Wicaksono).

Liputan6.com, Jakarta – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) ‎menggandeng TNI, untuk meningkatkan pengamanan operasi dan aset hulu migas.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, SKK Migas dan TNI telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman, ‎sebagai payung kerjasama operasional dengan TNI yang terkait dengan wilayah operasi dan asset hulu migas di seluruh wilayah Indonesia.

“Sebagian aset hulu migas berada di daerah terluar dan perbatasan Indonesia, sehingga dapat disinergikan dengan TNI dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara,”‎ kata Dwi, di Jakarta, Selasa (13/11/2019).

Dia melanjutkan, sebagai sektor yang memberikan kontribusi besar bagi negara dan menguasai hajat hidup masyarakat pada berbagai sendi kehidupan. Industri hulu migas memiliki nilai strategis bagi ketahanan dan kedaulatan wilayah Indonesia.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto pun menyambut baik inisiatif SKK Migas menggandeng institusi TNI, untuk terlibat dalam upaya membangun ketahanan energi di Indonesia. Pasalny, energi saat ini memiliki peran penting terkait dengan ketahanan suatu negara.

Pengamanan TNI bukanlah dalam rangka Dwi Fungsi TNI. Tetapi sudah ada undang-undang yang menempatkan TNI sebagai salah satu kekuatan negara dalam pengamanan aset strategis nasional sebagai tugas integral mengamankan seluruh NKRI.‎

“Terima kasih atas kepercayaan SKK Migas yang melibatkan TNI untuk ikut menjaga kelancaran dalam pengelolaanmigas, ini aset strategis yang kuasai hajat hidup orang banyak,” tandasnya.

Sumber: https://www.liputan6.com/bisnis/read/4109696/skk-migas-gandeng-tni-amankan-kegiatan-operasional-dan-aset-migas

Tinggalkan Balasan